Sediktinya 38 perguruan tinggi dan agen pendidikan dalam dan luar negeri meramaikan Edu Fair alias pameran pendidikan yang dilaksanakan SMA Budi Mulia, Sabtu (1/11).
Perguruan tinggi dan lembaga pendidikan laur negeri yang ikut berpartisipasi dalam Edu Fair antara lain, Australian Catholic University (ACU) National, Australian Education Centre, Light House, Ritsumeikan Asia Pacific University, dan berbagai agen pendidikan lainnya.
Sementara perguruan tinggi di dalam negeri yang ikut ambil bagian diantaranya, IPB, STT Telkom, Politeknik Telkom, Trisakti, Atma Jaya, Ukrida, Universitas Pelita Harapan, Binus Internasional, Untar, Universitas Gunadarma, serta berbagai pergruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya.
Kepala SMA Budi Mulia, Br. Alexius Kasta Ginting mengatakan, SMA Budi Mulia sengaja menyelenggarakan Edufair sebagai sarana bagi siswa, orangtua siswa, dan berbagai pihak lainnya untuk memperoleh informasi tentang pendidikan di perguruan tinggi.
“Melalui kesempatan Edufair, siswa dapat memperoleh informasi pendidikan di perguruan tinggi yang ada di tanah air maupun luar negeri, sehingga ketika selesai nanti, para siswa tidak bingung lagi untuk memilih perguruan tinggi yang mereka inginkan,” ujar Br. Alexsius.(rid)
Dia menambahkan, para siswa dan orang tua siswa dapat bertanya langsung tentang kiat-kiat masuk perguruan tinggi serta program-program unggulan yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi.
“Kita juga mendapatan bantuan buku dari Amerika seperti buku geografi, tata pemerintahan, sisten perekonomian, petunjuk jurnalisme remaja, 25 kisah sukses, dan berbagai judul buku lainnya. “Buku-buku tersebut akan dibagikan kepada pengunjung,” tandas Br. Alexius.
Sementara itu, ketua panitia Edufair, Veronica Sudaryati mengatakan, kegiatan ini untuk membantu para siswa dan orangtuanya agar tidak salah dalam memilih perguruan tinggi. “Sekitar 90 persen siswa SMA Budi Mulia melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Karena itu, kami merasa memiliki tanggungjawab moral untuk membantu mereka agar tidak bingung memilih,” katanya.
Dia menambahkan, banyak program unggulan dan program beasiswa yang ditawarkan perguruan tinggi, tetapi karena keterbatasan informasi, sehingga tidak semua program tersebut diketahui siswa. “Melalui Edufair ini, perguruan tinggi akan mempromosikan programnya, termasuk beasiswa yang ditawarkan kepada calon mahasiswa baru sehingga para siswa dapat mengetahuinya,” kata Veronica seraya menambahkan, perguruan tinggi yang ikut Edufair sebanyak 31 ditambah tujuh lembaga pendidikan.
Sumber : Radar Bogor

















